Rabu, 14 November 2012

HaLLoWeeN



Sedikit kita akan mengusik tentang Halloween. Halloween adalah tradisi perayaan malam tanggal 31 Oktober di negara-negara berpenduduk bahasa inggris. Pada peryaan ini, anak-anak berkeliling dari pintu ke pintu rumah tetangga dengan berpakaian aneh untuk meminta permen atau coklat dengan berkata, "Trick or Treat!" .
Ucapan "Trick or Treat!" merupakan semacam "Ancaman" yang berarti beri kami(permen) atau kami jahili. Tetapi, anak zaman sekarang biasanya tidak lagi menjahili rumah orang yang tidak memberi apa-apa. Namun, sebagian anak-anak masih menjahili rumah orang yang dianggap pelit, yaitu dengan cara " menghiasi" pohon yang ada di depan rumah dengan kertas toilet atau menulis jendela dengan sabun.
Halloween biasanya identik dengan setan, tukang sihir, hantu Goblin, dan makhluk-makhluk menyeramkan lain dari kebudayaan barat. Halloween disambut dengan menghias rumah dan pusat perbelanjaan dengan simbol-simbol Halloween. Halloween berasal dari kata Hallowe'en yang merupakan kependekan dari All Hallow's Eve (malam sebelum hari raya All Halow). Hari raya agama khatolik yang bernama hari raya semua orang kudus( All Saints Holy Day) yang dirayakan setiap tangga 1 November pernah dikenal sebagai All Hallow's Day yang merupakan penyingkatan dari All Hallowed Souls. Dalam bahasa inggris, kata Halloweed (Holy) berarti orang kudus.
            Hari raya orang kudus ini ditentukan oleh misionaris Kristen bertepatan dengan hari raya pagan, dengan alasan agar pagan mempercayai agama Kristen. Hari Para Arwah (Day of the Dead) yang merayakan kedatangan arwah sanak keluarga dan kerabat kembali ke bumi sampai sekarang masih diperingati di beberapa negara seperti di Brazil, Meksiko, dan Filipina.
            Halloween berasal dari orang Celt di Irlandia, Britannia, dan Prancis sebagai tradisi paganisme perayaan musim panen. Di abad ke-19, orang Irlandian dan Skotlandia membawa perayaan ini ke Amerika Utara.
            Simbol dari Halloween adalah buah labu yang dilubangi menyerupai wajah mengerikan yang diberi nama Jack-o’ –lantern. Agar kelihatan lebih seram, lentera Jack-o’ -lantern  biasanya diletakkan di tempat gelap, karena di dalam labu sudah diletakkan lilin menyala atau lampu.
Simbol Halloween lekat dengan keadaan musim gugur dan karakter-karakter komersial serta menyeramkan hasil rekaan pembuat film Amerika dan ahli desain grafis. Simbol Halloween biasanya dekat dengan kematian, keajaaiban, dan monster-monster dari dunia mitos. Karakter yang sering dikaitkan dengan Halloween misalnya karakter setan dan iblis dalam kebudayaan Barat, manusia labu, makhluk angkasa luar, tukang sihir, kelelawar, burung hantu, burung gagak, burung bangkai, rumah hantu, kucing hitam, laba-laba, goblin, zombie, mumi, tengkorak dan manusia serigala.
Setelah sedikit kita membaca sejarah hari Halloween, kita masuk ke inti permasalahan. Ada sebuah kegundahan sendiri kenapa saya menguak tentang Halloween ini. Sebuah pertanyaan yang diharapkan di jawab sendiri oleh setiap yang membaca tulisan kali ini. Mengapa Bangsa Indonesia, khususnya umat islam, mudah sekali dipengaruhi budaya-budaya Barat yang tidak saja memiliki manfaat, namun sering kali bertentangan dengan akidah? Kali ini, generasi (muslim) Indonesia mulai (di uji coba) dengan peringatan Halloween, suatu kebudayaan datang dari Barat.
Orang Barat sendiri ”memoles” Halloween menjadi suatu budaya yang menyenangkan dan menarik untuk diikuti. Pada tanggal 31 Oktober, anak-anak mereka (bahkan tidak jarang orang dewasa) berpakaian yang aneh-aneh ( meski mayoritas memilih pakaian yang seram-seram seperti tengkorak, nenek sihir, dan seterusnya), kemudian mendatangi rumah tetangga untuk “mengancam” pemilik rumah agar memberi mereka permen atau mereka akan menakut-nakuti dan menjahili (trick or treat).
Dengan demikian, kita sebaiknya membentengi diri agar tidak terpengaruh dengan budaya-budaya yang bersifat membodohkan seperti ini. Kita bisa menyimpulkan bahwa Halloween pada dasarnya sebuah aktivitas yang tidak sesuai dengan akidah Islam. Selain itu, jika ditinjau dari sudut pandang yang sangatlah naif, slogan trick or treat dengan memberikan pelajaran yang tidak baik bagi anak-anak, yaitu mengancam orang lain. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar